Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) ditargetkan untuk mengamankan satu medali emas pada Asian Games 2018. Meski demikian, PBSI ingin mendapatkan dua medali emas seperti Asian Games 2014. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto, belum lama ini. "Kami harus mengamankan target pemerintah yang dibebankan kepada kami melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Tapi, PBSI berharap dapat mempertahankan perolehan medali Asian Games 2014, yaitu dua medali emas," katanya seperti dilansir kantor berita Antara. Ambisi untuk meraih dua emas itu pula yang menjadi alasan PBSI tidak menurunkan pasangan ganda campuran andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, di Kejuaraan Dunia yang berlangsung di Nanjing, Tiongkok, pada 30 Agustus hingga 5 September 2018. "Umur tidak dapat dimanipulasi. Kami harus memberikan pertandingan sesuai dengan porsi mereka. Owi/Butet harus dijaga agar tidak cedera," ungkap Achmad Budiharto. (Antara/foto: badmintonplanet.com)